Serdik Sespimti Uji Coba X-Fire dalam Penanganan Karhutla di Kaltim

Serdik Sespimti Uji Coba X-Fire dalam Penanganan Karhutla di Kaltim

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 15 Sep 2026 22:08 WIB
Serdik Sespimti Dikreg ke-36 uji coba X-Fire dalam penanganan karhutla di Kaltim, Selasa (15/9/2026).
Serdik Sespimti Dikreg ke-36 uji coba X-Fire dalam penanganan karhutla di Kaltim. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-36 menguji coba X-Fire dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan yang menggandeng personel Brimob Polda Kaltim ini dilakukan guna mempercepat proses pemadaman dan menekan risiko re-ignition.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Serdik Sespimti Dikreg ke-36, pada Selasa (15/9/2026). Dalam praktiknya, Serdik Sespimti bersama personel Brimob melakukan penanganan karhutla dengan menggunakan cairan X-Fire, sebuah inovasi yang dikembangkan dari gagasan Mabes Polri.

Melalui kegiatan tersebut, para Serdik melihat secara langsung bagaimana inovasi teknologi dapat dimanfaatkan dalam menghadapi salah satu persoalan strategis di Kalimantan Timur, yaitu kebakaran hutan dan lahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pelaksanaannya, X-Fire digunakan untuk melihat kemampuannya dalam membantu mempercepat pemadaman, menurunkan temperatur, menjangkau media yang terbakar, mengoptimalkan penggunaan air, serta mengurangi potensi api kembali menyala atau re-ignition.

Penerapan X-Fire juga disandingkan dengan penggunaan air biasa dan bahan pemadam lainnya sehingga dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik serta efektivitas penggunaannya di lapangan.

ADVERTISEMENT

Serdik Sespimti Dikreg ke-36 uji coba X-Fire dalam penanganan karhutla di Kaltim, Selasa (15/9/2026).Serdik Sespimti Dikreg ke-36 uji coba X-Fire dalam penanganan karhutla di Kaltim, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Istimewa

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran strategis Serdik Sespimti Dikreg 36. Para peserta tidak hanya mengkaji persoalan Karhutla dari aspek kebijakan dan manajemen, tetapi juga terlibat langsung dalam melihat penerapan alternatif solusi berbasis inovasi dan teknologi.

Pengembangan teknologi tersebut juga memiliki nilai strategis dalam mendukung perlindungan kawasan Ibu Kota Nusantara dari ancaman Karhutla.

"Melalui PKDN, para Serdik kita dorong tidak hanya mampu mengidentifikasi persoalan, tetapi juga mencari alternatif solusinya. Karhutla harus dijawab dengan kolaborasi, kesiapan operasional, dan inovasi teknologi," ujar Ketua Senat Serdik Sespimti ke-36, Kombes Donny Alexander.

Uji coba ini dilakukan untuk melihat efektivitas X-Fire dalam pemadaman karhutla. Donny menambahkan penggunaan X-Fire ini juga diharapkan menjadi alternatif solusi dalam mengatasi karhutla, khususnya di wilayah Kaltim.

"Penerapan X-Fire ini menjadi salah satu upaya untuk melihat bagaimana inovasi dapat dikembangkan dalam mendukung penanganan Karhutla yang semakin efektif," imbuhnya.

(mea/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini