Untuk menyuarakan aspirasinya, sekitar 20 aktivis antinuklir membentangkan poster di pintu masuk Bali International Convention Centre (BICC), temat dilangsungkannya Konferensi Perubahan Iklim (UNCCC) di Nusa
Dua, Bali.
Poster besar putih dibentangkan oleh para aktivis yang mengenakan jas putih lengkap layaknya sedang praktik di laboratorium. Di matanya tergantung kaca mata gelap untuk menunjukkan sinar silau dari bahaya nuklir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi berlangsung singkat, hanya kurang dari 20 menit. Setelah itu Polisi PBB meminta mereka bergeser dari pintu masuk BICC dan beraksi di seberang pintu masuk yang berjarak sekitar 10 meter. Meski tidak sampai bersitegang antara pendemo dan polisi PBB, beberapa aktivis sempat memprotes permintaan tersebut.
Para aktivis ini merupakan gabungan dari 13 organisasi LSM sedunia yang berkonsentrasi terhadap isu anti-nuklir. Antara lain Women in Europe for a Common Future (WECF), Taiwan Environmental Protection Union (TEPU) dan Institute for Global Justice (IGJ). (Ari/asy)











































