"Saya bantah dengan tegas. Saya sudah konfirmasi ke pegawai KPK, sampai saat ini belum ada niat pegawai-pegawai untuk mundur," ucap Johan setelah tertawa saat ditemui di sela-sela donor darah amal di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (13/12/2007).
Johan dan staf-staf KPK lainnya menghormati keputusan DPR memilih 5 anggota KPK yang terpilih. Jangan sampai, belum bekerja, sudah muncul rasa apriori dulu.
"Kita lihat kinerjanya nanti. Jangan belum apa-apa, sudah apriori," kata Johan.
Rumor mundur ini, menurut Johan, hampir sama dengan saat pimpinan KPK pertama kali terbentuk dan dipimpin Taufiequrrachman Ruki tahun 2003 lalu. "Pada tahun 2003 juga ada kontroversi yang hampir sama," pungkas Johan. (aba/sss)











































