"Kita masih menunggu dari KLH, hasil penelitiannya bagaimana. Kita juga tidak punya contact person mereka. Ini saya lagi mencari. Kita kesulitan juga, mau cari tahu," kata petugas perusahaan ekspedisi muatan laut MKL/PPJK, Komarudin kepada detikcom, Kamis (13/12/2007).
Saat disinggung soal dokumen dengan barang yang diimpor PT Rubber and Rubber Tech (RRT), Komaruddin kembali menegaskan tidak ada perbedaan. Dia pun telah berkoordinasi dengan PT RRT. Sejauh ini, perusahaan itu masih menunggu kejelasan status dari KLH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, limbah kondom dalam kontainer berukuran 40 kaki ini masih berada di pelabuhan Tanjung Priok. Dia pun enggan menjelaskan lebih jauh jika nantinya Bea dan Cukai tetap akan melakukan reekspor limbah kondom sebanyak 25.280 kilogram itu.
"Kita masih belum ke arah sana," jelasnya.
(fiq/sss)











































