Banyak yang kaget soal kabar pencopotan Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Sejumlah media sosial bahkan mengunggah detik-detik pengganti Sri Mulyani itu menerima telepon dari Istana saat dirinya tengah mengikuti rapat bersama DPD RI.
Secara resmi, Purbaya resmi tidak menjabat Menteri Keuangan RI pada Senin (14/9) sore. Momen itu ditandai dengan pelantikan Wamenkeu Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya oleh Presiden Prabowo.
Mirisnya, pencopotan ini terjadi belum lama setelah Purbaya merayakan setahun dirinya menjabat menteri. Soal ini, sosok berjulukan 'menteri koboi' itu juga sempat melakukan wawancara eksklusif bersama detikcom dan telah tayang di detikSore pada Kamis, 10 September 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tayangan itu, Purbaya menjawab sejumlah pertanyaan, mulai gaya tutur 'koboi' yang ia sebut sebagai 'by designed' hingga nasib utang kereta cepat yang akan menjadi beban APBN.
Tidak hanya itu, Purbaya juga menekankan bahwa dirinya masih 'on track' dengan pertumbuhan ekonomi 8 persen yang digadang-gadang Presiden Prabowo. Menurutnya, secara umum, ekonomi RI masih berjalan ke arah positif.
"Kebijakan kita pas. Kebijakan Pak Prabowo pas. Kelihatan kan, ada perang Iran, ada gejolak harga minyak tinggi, kita tetap stabil tumbuhnya membaik di atas 5 persen dengan cukup signifikan. Pada triwulan pertama, kita naik di atas 5 persen. Itu tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, kata Purbaya dalam detikSore.
Soal reshuffle, sejumlah pihak lalu mencermati soal tiga kali pergantian bendahara negara dalam 2 tahun kepemimpinan Prabowo. Setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa, kini kas negara akan diurus oleh Suahasil Nazara.
Mengutip rangkuman detikJabar dari laman Kemenkeu RI, Suahasil bukanlah orang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Dirinya berperan sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009-2011. Dalam periode ini, dirinya juga menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah hingga 2015.
Setelah menjalankan tugas sebagai anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013-2014, Suahasil didapuk sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016 hingga naik jabatan sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju pada Oktober 2019.
Menjawab sejumlah pertanyaan wartawan setelah dilantik sebagai Menkeu yang baru, Suahasil menyebut akan menjaga kesehatan APBN dan menjaga defisit di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Defisit akan tetap di bawah 3 persen," tegas Suahasil, Senin (14/9/2026).
Lalu apa sebenarnya tantangan ke depan Suahasil yang dinilai Presiden tidak dapat dilakukan oleh Purbaya? Simak ulasannya dalam detikSore!
Beralih ke daerah, perhelatan karnaval Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, mendadak heboh di media sosial. Pasalnya, event untuk memperingati Maulid Nabi itu diduga diwarnai aksi teatrikal berunsur satanik.
Dalam video yang diposting oleh akun @infobimantara, terlihat ada sejumlah orang berkostum putih dan berwajah tengkorak serta berkostum hitam. Mereka melakukan pertunjukan dengan membawa peti mati setelah itu terlihat adegan penyembelihan kambing.
Penonton tampak berkerumun menyaksikan pertunjukan tersebut. Banyak pihak yang terkejut melihat aksi tersebut, mulai pemda hingga MUI. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada pertunjukan itu? Bagaimana penjelasan dari pihak penyelenggara? Simak obrolannya bersama jurnalis detikJateng selengkapnya.
Jelang matahari terbenam nanti detikSore akan membahas soal bencana aktivitas Gunung Api Anak krakatau yang ramai waktu lalu. Bencana bukan hanya tentang mereka yang terdampak. Di tengah situasi sulit, selalu ada orang-orang yang memilih untuk ikut membantu, dengan cara yang mereka bisa.
Saat aktivitas Gunung Anak Krakatu meningkat dan warga membutuhkan informasi cepat soal potensi sebaran abu vulkanik, seorang web developer memilih menggunakan keahliannya untuk membantu. Ia membuat sebuah website gratis yang memungkinkan masyarakat memantau status gunung api sekaligus melihat potensi sebaran abu secara real time.
Sebuah aksi sederhana dari seorang warga, yang kemudian bisa dimanfaatkan oleh banyak warga lainnya. Dialah Tri Purnomo Aji, developer asal Tangerang yang memilih membantu sesama lewat kemampuan coding-nya.
Lantas, bagaimana keahlian seseorang menjadi bentuk gotong royong di tengah situasi bencana? Bisa kah teknologi menjadi jembatan bagi warga untuk saling membantu? temukan jawaban selengkapnya bersama web developer, Tri Aji Purnomo dalam segmen Sunsetalk.
Ikuti terus berita terbaru dan bermutu dari detikSore. Tonton tayangan langsungnya lewat berbagai platform media sosial. Jangan lupa follow detikSore di Instagram dan TikTok. detikSore, Nggak Cuma Hore-hore!
(vys/gub)









































