LP Muaro Padang Kondusif, Keluarga Dilarang Jenguk

LP Muaro Padang Kondusif, Keluarga Dilarang Jenguk

- detikNews
Kamis, 13 Des 2007 09:30 WIB
Padang - Situasi di LP Muaro Padang telah aman menyusul aksi kerusuhan terkait razia 1 kilogram ganja. Namun keluarga napi belum diizinkan melakukan kunjungan.

Pengamatan detikcom, tidak ada polisi yang berjaga-jaga di depan LP Muaro Padang, Jalan Muara nomor 42, Padang, Sumatera Barat, Kamis (13/12/2007).

"Kondisinya sekarang kelihatannya sudah kondusif. Napi yang terlibat perkelahian sudah disel masing-masing. Petugas LP sudah bekerja seperti biasa," kata Kalapas LP Muaro Padang, Marhaendro Ali Wibowo, kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marhaendro mengatakan, keluarga belum diperbolehkan menjenguk napi hingga 2 hari ke depan. "Itu untuk memperlancar penyelidikan yang dilakukan oleh Poltabes Padang," ujarnya.

Menurut dia, petugas LP akan membereskan bagian-bagian gedung yang dirusak, termasuk kaca-kaca yang pecah saat kerusuhan. Petugas juga berusaha mencari alat-alat klinik yang hilang.

"Setelah melakukan razia kita belum menemukannya. Kita belum tahu apakah barang itu dilempar ke sumur atau di luar pagar," kata Marhaendro.

Marhaendro memastikan tidak ada napi yang kabur. Kapasitas LP Muaro Pandang, lanjut dia, sudah overload. Dari kapasitas 315 napi, kini dihuni 461 napi. "Ada rencana kelebihan akan dibagi ke penjara di Sumatera Barat," cetus dia.

Kerusuhan di LP Muaro Padang berawal saat BNN dan Polda Sumbar melakukan razia narkoba pada Rabu 12 Desember 2007. Seorang napi bernama Mantong (43) tertangkap tangan menyimpan 1 kilogram ganja di selnya Blok A/28. Napi penghuni blok itu meminta Mantong dilepaskan. Mereka pun anarkis merusak LP dan 1 napi, Arman (23), terpaksa didor. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads