"Detak jantung sudah kembali normal pasca operasi pengeluaran 2 janin yang dikandungnya," kata Kepala Layanan Medis RSUP M Djamil Padang Wirayanti kepada detikcom, Kamis (13/12/2007).
Menurutnya, pemeriksaan intensif terhadap Wulandari terus dilakukan karena kondisi anak-anak sulit diduga. Rencananya, bayi tersebut akan dipindahkan dari ruang perawatan intensif ke ruang perawatan biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dokter ahli bedah yang menangani Wulandari, dr Yusirwan Yusuf, mengatakan, perawatan intensif perlu dilakukan di bagian perut terutama di bagian usus dan lambung.
Dia juga menyebutkan, fisik Wulandari yang kurus dikarenakan 2 janin yang dikandungnya ikut menyedot makanan. Hingga saat ini, 2 janin tersebut masih diperiksa oleh dokter patologi dan anatomi untuk mengidentifikasi penyakit yang diderita. (ken/nrl)











































