Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca Digencarkan tapi Awan Hampir Tak Ada

Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca Digencarkan tapi Awan Hampir Tak Ada

Devi Puspitasari - detikNews
Senin, 14 Sep 2026 18:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Devi/detikcom)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Devi/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebagian wilayah di Jakarta mengalami kekeringan. Pramono mengatakan pihaknya terus berupaya memodifikasi cuaca untuk mengatasi hal itu.

"Untuk yang sumur kering di Cilandak (Jakarta Selatan) itu. Jadi, beberapa kekeringan yang terjadi memang ada dan terjadi," ujar Pramono kepada wartawan di Jaksel, Senin (14/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan langkah modifikasi cuaca sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Namun, ia menyebut jumlah awan hampir nihil untuk dilakukan intervensi.

"Karena memang sekarang ini kami kemarin beberapa hari yang lalu termasuk yang mencoba untuk melakukan OMC ataupun intervensi untuk bisa hujan. Tetapi memang awannya itu lagi hampir nggak ada," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dia menjelaskan Jakarta bahkan belum kunjung turun hujan setelah dilakukan lima kali sorti penyemaian awan. Ia pun berharap bibit awan segera muncul agar modifikasi cuaca berjalan optimal.

"Bahkan minggu lalu hari Jumat itu lima kali kita lima sorti pakai Cessna, karavan, dan nggak bisa hujan. Dan saya berharap mudah-mudahan apa, sekarang ini harapannya ada awan dan kemudian bisa hujan supaya kekeringan itu bisa kita kurangi," tuturnya.

Di samping itu, Pramono menuturkan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membantu daerah-daerah yang membutuhkan air untuk mengatasi kekeringan di Jakarta.

"Tetapi bagi daerah-daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah, pemerintah DKI Jakarta membantu dengan air. Dengan tangki-tangki yang ada kita bantu," ungkapnya.

"Termasuk dua, bukan hanya di mana tadi? Cilandak, tetapi ada dua kelurahan lagi yang mengalami hal yang sama. Kami memberikan bantuan air untuk itu," tutupnya.

(dvp/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini