FPDIP: Berilah Kesempatan Pimpinan KPK Baru Bekerja

FPDIP: Berilah Kesempatan Pimpinan KPK Baru Bekerja

- detikNews
Kamis, 13 Des 2007 06:50 WIB
Jakarta - Kontroversi pimpinan KPK hasil fit and proper test DPR terus bergulir di publik. Namun tidak fair jika penilaian sudah dilakukan sebelum pimpinan KPK baru bekerja. FPDIP meminta publik memberi kesempatan pada Antasari dkk untuk bekerja.

"Berilah kesempatan bekerja pada Antasari dan kawan-kawannya. Sulit kalau belum apa-apa, sudah apriori pada orang yang belum bekerja," kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo pada detikcom Kamis, (13/12/2007).

Menurut orang dekat Megawati Soekarnoputri ini, hasil pemilihan komisi III yang menetapkan Antasari dkk merupakan hasil politik yang bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, Tjahjo membantah jika terpilihnya Antasari sebagai titipan parpol apalagi PDIP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi Antasari tidak ada hubungannya dengan parpol mana pun khususnya PDIP. Pilihan komisi III DPR dapat dipertanggungjawabkan secara lembaga," terangnya.

Meski demikian, politisi PDIP ini meminta agar pimpinan KPK baru menjawab semua sinisme dan kritik publik dengan kinerja yang terbaik. Salah satunya dengan mengangkat kasus-kasus korupsi besar dan menjauhkan dari bersikap tebang pilih.

"PDIP mendukung kinerja KPK sepanjang tidak tebang pilih. KPK harus mandiri dan tidak jadi alat kekuasaaan apalagi parpol," pintanya.

Saat ditanya ,mengenai isu pembersihan orang-orang bersih yang akan diganti geng kelompok tertentu di KPK, Tjahmo mengaku belum tahu kabar itu. Namun jika proses pergantian dilakukan dinilai akan membawa KPK mundur, FPDIP tidak akan segan-segan mengkritiknya.

"Saya nggak tahu soal itu karena itu urusan internal KPK. Tapi kalau pergantiannya mendorong kinerja KPK menurun ya kita akan kritisi," pungkas Tjahjo.

(yid/ken)


Berita Terkait