Warga Dengar Teriakan Saat Wanita Tewas Dianiaya di Warung Mi Ayam Bekasi

Warga Dengar Teriakan Saat Wanita Tewas Dianiaya di Warung Mi Ayam Bekasi

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 14 Sep 2026 11:49 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto: Ilustrasi police line. (Rachman Haryanto/detikcom)
Bekasi -

Polisi mengungkap kasus wanita berinisial K (18) dianiaya hingga tewas di warung mi ayam kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Mulanya, pihak kepolisian menerima laporan melalui layanan 110.

Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan peristiwa terjadi pada hari Sabtu (12/9) pukul 23.30 WIB. Pihak kepolisian segera menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, korban berinisial K datang ke lokasi untuk bertemu dengan seorang pria berinisial AK," kata dia, Senin (14/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, terjadi perselisihan di antara pelaku dengan korban. Kemudian pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.

"Teriakan dari dalam lokasi sempat didengar oleh saksi yang berada di sekitar tempat tersebut," terangnya.

ADVERTISEMENT

Saksi kemudian masuk ke lokasi bersama warga. Mereka kemudian menghubungi pihak kepolisian. Pelaku kemudian ditangkap sebelum melarikan diri.

"Berkat penanganan cepat, pria yang diduga terlibat dalam peristiwa itu berhasil diamankan di tempat sebelum meninggalkan lokasi," tuturnya.

Korban kemudian dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak terselamatkan.

"Setelah sempat mendapat penanganan di fasilitas kesehatan terdekat dan dirujuk ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis," ucapnya.

Viral di Medsos

Sebelumnya, beredar di media sosial unggahan mengenai seorang wanita berusia 18 tahun yang meregang nyawa usai terlibat cekcok dengan seorang pria di warung mi ayam kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Wanita tersebut diduga menjadi korban kekerasan.

Dinarasikan bahwa percekcokan dipicu masalah tarif prostitusi antara pelaku dan korban. Mulanya, pelaku dan korban sepakat bertemu melalui sebuah aplikasi pesan singkat.

Saat bertemu, terjadi percekcokan yang diduga dipicu ketidaksesuaian antara harga yang telah disepakati dan yang dibayarkan. Korban kemudian berteriak hingga membuat pelaku melakukan tindakan kekerasan.

Lihat juga Video 'Pria Aniaya Kurir Paket di Parepare Usai Motor Saling Tabrakan':

(rdh/mea)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini