Amerika Serikat (AS) memiliki drone atau pesawat nirawak yang bisa terbang sangat tinggi. Dengan kemampuan ini, drone ini bisa memata-matai wilayah musuh yang sangat luas.
Dikutip dari laman Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force), drone itu bernama RQ-4 Global Hawk. Ini adalah drone dengan kemampuan terbang sangat tinggi dan memiliki tahan terbang lama.
Drone tersebut dirancang untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian di berbagai belahan dunia pada segala kondisi cuaca, baik siang maupun malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jago Intai Wilayah Luas Musuh
RQ-4 Global Hawk dirancang secara khusus untuk memberikan cakupan pengintaian yang berkelanjutan di wilayah yang sangat luas. Kemampuan ini didukung oleh spesifikasi teknis dan sensor utamanya. Berikut ini kemampuan-kemampuannya:
- Memiliki jangkauan jelajah hingga 12.300 mil laut (nautical miles)
- Mampu terbang tanpa henti dan tanpa isi ulang bahan bakar selama lebih dari 34 jam (bahkan pernah mencatat rekor penerbangan 34,3 jam pada tahun 2014)
- Mampu terbang hingga ketinggian 60.000 kaki (18.288 meter)
Kelengkapan Sensor Multi-intelijen
Drone ini juga dilengkapi dengan sensor citra (imagery intelligence/IMINT), sensor intelijen sinyal (signals intelligence/SIGINT), serta pengindikasi target bergerak (moving target indicator/MTI).
Kemudian, varian Block 40 dilengkapi radar Active Electronically Scanned Array (RTIP) yang mampu memetakan radar SAR dan melacak pergerakan target di darat secara presisi.
Drone ini memiliki kecepatan 310 knot (sekitar 357 mph). Namun tidak memiliki senjata sama sekali.
Selain itu, drone ini bisa dikendalikan dari darat oleh 3 orang kru jarak jauh, yaitu pilot Launch and Recovery Element (LRE), pilot Mission Control Element (MCE), dan seorang operator sensor.
Lihat juga Video: Kecoak Cyborg Ini Bisa Jadi Penyelamat dan Mata-mata










































