"Sangat memalukan kalau KPK nanti ternyata melindungi anggota DPR yang terkena aliran dana BI. Justru tugas pertama mereka adalah usut tuntas kasus ini. Kita tunggu komitmen mereka," ujar anggota Komisi III DPR Patrialis Akbar kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/12/2007).
Patrialis juga membantah dipilihnya Antasari sebagai ketua KPK lewat voting DPR disinyalir merupakan skenario untuk membubarkan KPK. Tudingan itu dinilai sangkaan yang tidak berdasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PAN ini menegaskan, para kandidat pimpinan KPK termasuk Antasari Azhar yang dites DPR, merupakan usulan pemerintah yang diajukan presiden.
Ditambahkan Patrialis, sebelum mengerucut pada 10 nama termasuk Antasari Azhar, panitia seleksi telah melakukan proses penjaringan dan penyaringan yang ketat.
"Jadi bolanya bukan di DPR. Komisi III cuma terima bersih dari pemerintah. Kami menilai 10 nama itu layak," jelas Patrialis.
(nik/nrl)











































