Perampokan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Rabu (13/12/2007), di rumah yang beralamat di Jl Sunter Agung Indah L.2/7, Jakarta Utara.
Menurut keterangan Puji, pembantu rumah tangga, ia mendengar kegaduhan kecil di lantai dua rumah mewah tempatnya bekerja. Ketika mencari tahu apa yang terjadi, ia langsung disergap oleh empat perampok bersenjata pistol dan golok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian disekap bersama majikan dan dua anaknya. Tidak berdaya karena diikat dan diancam senjata api, Murli Adnani (57), Vijay (31) dan Prakhas (20), menyaksikan kawanan perampok menggasak perhiasan dan uang tunai mereka.
Kalung emas sebanyak sembilan untai, kalung berlian lima untai, empat cincin emas, delapan telepon seluler pun amblas. Demikian juga uang tunai 500 dolar AS, 500 dolar Singapura dan Rp 435 juta.
Sekitar pukul 05.30 WIB, barulah empat sandera itu berhasil berhasil membebaskan diri. Puji pun langsung melaporkan kejadian tersebut pada satpam kompleks perumahan elit itu.
Hasil sementara dari olah TKP Polsek Tanjung Priok menyebutkan, kawanan perampok masuk dengan cara menggunting gembok pagar. Kemudian menjebol pintu depan rumah mewah bergaya victorian milik pengusaha garmen keturunan India yang naas itu.
(lh/umi)











































