AS Masih Jadi Ganjalan Soal Deforestasi

AS Masih Jadi Ganjalan Soal Deforestasi

- detikNews
Rabu, 12 Des 2007 15:55 WIB
Nusa Dua - Perundingan tentang dana insentif bagi penghutanan kembali hutan (deforestasi) Indonesia dan negara tropis lainnya masih terganjal Amerika Serikat (AS). AS meminta land use yakni semacam kompensasi penggunaan lahan atas dana yang dikucurkan. Akan tetapi, Indonesia masih tetap optimis menggolkan tujuan deforestasi.

"Ya itu kan trik negoisasi saja. Tinggal dua paragraph. Sampai hari ini, usulan intensif bagi deforestasi sudah maju," kata Menteri Kehutanan MS. Kaban, disela-sela Konferensi Perubahan Iklim (UNCCC), di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua Bali, Rabu (12/12/2007).

M.S Kaban menambahkan, intensif bagi deforestasi tidak sebatas pada persoalan lahan. Tetapi juga insensif diluar lahan yang rusak"seperti konservasi dan alih teknologi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insentiv yang ditujukan pada semua bentuk fisik tidak hanya soal lahan, melainkan insentif konservasi, dan masalah kayu maupun diluar kayu. Insentif tidak hanya masalah dana tapi juga kerjasama teknologi," tegasnya.

Perundingan ini diikuti oleh 18 negara pemilik hutan tropis seperti Bangladesh, Bolivia, Ghana, India, Paraguay, Thailand dan Uganda. Selain dengan AS dan Australia sebagai negara donor. Perundingan akan dilanjutkan esok hari, 13 Desember 2007. (Ari/iy)


Berita Terkait