Ulah Pelayan Picu Kebakaran Maut, Endingnya Undang-undang Diubah

Kilas Balik

Ulah Pelayan Picu Kebakaran Maut, Endingnya Undang-undang Diubah

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2026 16:36 WIB
Kebakaran bermula di bar bawah tanah, yang dikenal sebagai Melody Lounge; bar tersebut mengalami kerusakan parah. (Korps Sinyal Angkatan Darat AS, Perpustakaan Umum Boston)
Foto: Kebakaran bermula di bar bawah tanah, yang dikenal sebagai Melody Lounge; bar tersebut mengalami kerusakan parah. (Korps Sinyal Angkatan Darat AS, Perpustakaan Umum Boston)
Jakarta -

Kebakaran di Kelab Malam Cocoanut Grove di Boston, Massachusetts, AS merupakan insiden kebakaran yang sangat parah. Insiden ini dipicu oleh pelayan yang berusaha mengatur temaram lampu dengan korek api.

Dikutip dari US National Archives, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 28 November 1942, malam. Kebakaran bermula di area bar bawah tanah yang dikenal sebagai Melody Lounge.

Api pertama kali terlihat pada pohon palem dekoratif dan dengan cepat merambat ke langit-langit. Api kemudian dengan cepat menyebar ke area lobi serta ruang makan utama di lantai atas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Lampu kelab tiba-tiba padam, para pengunjung kelab panik dan kekacauan terjadi dalam kegelapan dan asap hitam tebal.

Massa yang panik berebut keluar, tetapi pintu keluar utama. Pintu keluar lainnya yang membuka ke dalam juga tersumbat oleh kerumunan. Beberapa pintu darurat bahkan sengaja dikunci.

Pihak militer dari Boston Navy Yard menerima panggilan darurat pada pukul 22.45 dan segera mengirimkan bantuan personel medis.

Tragedi ini merenggut nyawa 492 orang. Padahal kapasitas kelab malam tersebut tak lebih dari itu. Sebagian besar korban meninggal akibat sesak napas.

Adapun kebakaran ini diduga kuat akibat ulah seorang pelayan yang menyalakan korek api di dekat dekorasi pohon palem. Pelayan tersebut berusaha membuat lampu lebih temaram.

Tragedi ini memicu perubahan undang-undang keselamatan kebakaran di seluruh Amerika Serikat, seperti kewajiban pemasangan pemercik air otomatis (automatic sprinklers) dan penggunaan kunci darurat (panic locks) yang mudah didorong pada pintu keluar.

Tonton juga video "Korban Tewas Kebakaran Feri Filipina Melonjak Jadi 35 Orang"

(rdp/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini