Abu Dujana: Saya Dizalimi, Saya Serahkan pada Allah

Abu Dujana: Saya Dizalimi, Saya Serahkan pada Allah

- detikNews
Rabu, 12 Des 2007 15:41 WIB
Jakarta - Terdakwa kasus terorisme Abu Dujana mengaku merasa terzalimi. Dia pun menyerahkan semuanya kepada Allah.

Dujana juga mengaku keberatan dengan dakwaan jaksa penuntut umum.

"Kezaliman yang dibuat seseorang itu kita serahkan kepada Allah. Saya susah mengadu kepada siapa. Tidak masalah, saya serahkan kepada Allah," kata Dujana usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Rabu (12/12/2007).

Menurut Dujana, kasusnya ini masih dalam proses dan dia pun tak tahu harus berkata apa.

"Yang jelas saya merasa terzalimi," tegasnya.

Mengenai dakwaan kepemilikan senjata api dan amunisi, Dujana mengakuinya. Namun senjata itu tidak digunakan dan hanya dipakai saat latihan saja. Senjata itu milik umat, bukan miliknya.

"Saya tidak pernah membawa, tidak pernah memakai," katanya.

"Itu kewajiban umat Islam dalam berlatih untuk membela Islam. Kita belum pernah merencanakan untuk melakukan aksi teror," ujarnya.

Menurut Dujana, dalam dakwaan JPU ada beberapa hal yang terkesan negatif. Seperti saat dia disebutkan bertemu dengan Noordin M Top di Bandung dan dimintai bahan peledak dan senjata api.

"Itu seakan-akan ada pengiriman. Padahal tidak karena saya tidak setuju," imbuhnya.

Lalu bagaimana pertemuan dengan Noordin? "Itu pertemuan muamalah biasa saja. Saya tidak sepakat dengan kegiatan dan beberapa buah pikirannya. Yang saya lakukan untuk kehormatan kaum muslim," pungkas pria berkulit bersih ini.



(mly/nrl)


Berita Terkait