Poltabes Solo Gagal Periksa Hugo

Kasus Pencurian Arca

Poltabes Solo Gagal Periksa Hugo

- detikNews
Rabu, 12 Des 2007 13:33 WIB
Solo - Rencana polisi untuk meminta keterangan Hugo Kreijger mengenai kasus pencurian arca di Solo terpaksa tertunda. Sebab, warga negara Belanda yang disebut-sebut sebagai konsultan benda seni di balai lelang Christie Amsterdam ini tidak datang dalam pemeriksaan di Poltabes Solo.

Seharusnya, Hugo dipanggil Poltbes Solo untuk diperiksa hari ini, Rabu (12/12/2007). "Hugo tidak datang. Dan kami juga belum menerima keterangan apa pun perihal ketidakhadirannya," tukas Kasatreskrim Poltabes Solo AKP Syarif Rahman saat dikonfirmasi mengenai tertundanya pemeriksaan Hugo.

Syarif menambahkan keterangan Hugo sangat diperlukan untuk melengkapi pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya. "Hugo dapat menjadi saksi untuk memperkuat keterangan saksi lain terkait sertifikat palsu arca atau bahkan sebaliknya. Jika hari ini tidak datang, panggilan kedua akan kami layangkan secepatnya," tambah dia.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, beberapa hari lalu polisi telah memeriksa Hashim Djojohadikusumo, pengusaha tenar yang juga adik kandung mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Hashim diperiksa karena arca-arca yang hilang itu ditemukan di rumahnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Hashim berstatus sebagai saksi.
 
Meski belum berhasil memeriksa Hugo sebagai saksi kunci, Tim Penyidik Poltabes Solo telah melimpahkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) 4 tersangka pencurian arca tersebut ke Kejaksaan Negeri Solo, Selasa (11/12/2007) kemarin. BAP keempat tersangka dipisah menjadi tiga berkas, masing masing atas nama Kepala Museum Radya Pustaka KRH Darmodipuro, Heru Suryanto, seorang pedagang barang antik dan terakhir atas nama Gatot dan Jarwadi, pegawai museum.   Pemisahan berkas dilakukan berdasarkan peran masing-masing tersangka dalam kasus ini. (asy/asy)


Berita Terkait