SBY Desak AS Ikut Protokol Baru

SBY Desak AS Ikut Protokol Baru

- detikNews
Rabu, 12 Des 2007 11:55 WIB
Nusa Dua - AS tetap menjadi negara yang tidak meratifikasi Protokol Kyoto. Presiden SBY mengajak dunia menekan AS agar ikut dalam konsensus baru setelah tahun 2012.

"Kita harus pastikan agar AS sebagai penghasil emisi terbesar dan kekuatan ekonomi terbesar menjadi bagian dari kesepakatan baru setelah 2012," kata SBY.

Hal ini disampaikan dia saat memberikan pidato sambutan dalam pembukaan high level meeting KTT UNFCCC di BICC, Nusa Dua, Bali, Rabu (12/12/2002).

Ucapan SBY mendapat tepuk tangan panjang dari ratusan hadirin. SBY sampai harus menghentikan pidatonya beberapa saat hingga tepuk tangan selesai.

"Kita harus menyelesaikan negosiasi pada 2009, dan kita harus pastikan tidak ada jeda setelah Protokol Kyoto berakhir pada 2012," ujarnya.

Menurut SBY, banyak pihak yang skeptis 10 tahun berlalu sejak Protokol Kyoto, dunia masih belum berhasil menghentikan pemanasan global.

"Tapi saya percaya hari ini kita punya kesempatan menghasilkan konsensus global untuk sebuah kesepakatan yang lebih baik," kata SBY yang disampaikan dalam bahasa Inggris. (sss/umi)


Berita Terkait