Namun Obama juga banyak mendapat dukungan dari para pemilih yang ingin melihat adanya nafas baru dalam Gedung Putih. Demikian hasil polling terbaru CBS/New York Times seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/12/2007).
Sekitar 83 persen pemilih Demokrat menganggap Hillary sebagai calon Demokrat yang paling siap menghuni Gedung Putih. Sedangkan Obama, rival terkuat Hillary, meraih 41 persen suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun masalah Hillary adalah hanya 42 persen yang yakin bahwa pengalaman merupakan atribut paling penting untuk menduduki kursi kepresidenan. Sekitar 45 persen beranggapan bahwa ide-ide segar paling penting untuk posisi presiden.
Karena itulah sekitar 27 persen pendukung Obama mengungkapkan, mereka mendukung pria berkulit hitam itu karena dia merupakan orang baru yang bisa mendatangkan ide-ide segar. Sedangkan 23 persen pendukung Hillary mengaku akan memilih istri mantan Presiden AS Bill Clinton dikarenakan pengalamannya.
Secara global, tercatat 44 persen pemilih utama Demokrat mengatakan akan mendukung wanita itu sebagai kandidat Demokrat. Sedangkan 27 persen mengaku akan memilih Obama dan 11 persen untuk John Edwards. Namun sekitar 59 persen pendukung Demokrat belum memutuskan figur mana yang akan dipilihnya.
Adapun di kubu Partai Republik, saat ini ada 4 nama yang memperebutkan dukungan para Republikan menuju kepresidenan AS. Keempat nama itu adalah Rudolph Giuliani, mantan Walikota New York yang meraih 41 persen suara. Demikian hasil polling terbaru CNN.
Disusul kemudian oleh Senator John McCain dengan meraih 37 persen, Mitt Romney dangan 37 persen dan 37 persen untuk Mike Huckabee.
(ita/asy)











































