Tapi mereka bukan dari Republik Indonesia, melainkan dari Republik Mimpi.
Mantan Presiden Megakarti ikut menyampaikan orasi. Seperti biasa, ia irit omongan, maka orasinya pun tidak berpanjang lebar atau penuh orasi layaknya pengunjuk rasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya Wapres Jarwo Kwat tidak menyampaikan orasi dalam aksi yang berlangsung di depan Kantor Kejari Depok, Jl Boulevard Kota Kembang, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/12/2007).
Pria bertubuh kecil yang tampil dengan peci khasnya itu hanya membaca-baca spanduk dan poster unjuk rasa. Ia terlihat manggut-manggut membaca spanduk merah bertulis "Tolak Kriminalisasi Pers".
Massa pengunjuk rasa yang terdiri dari puluhan jurnalis Depok itu kemudian memindahkan aksinya. Bila semula di depan Kantor Kejari Depok, kini pindah ke PN Depok tempat sidang berlangsung.
Bersihar merupakan kolomnis yang membuat kuping Kejaksaan Agung merah dengan tulisan berjudul "Kisah Interogator yang Dungu" di Koran Tempo 17 Maret 2007. Dia diancam hukuman 8 bulan penjara jika terbukti bersalah.
(lh/sss)











































