"Perbuatan pelaku itu sangat terkutuk dan benar-benar perbuatan kriminal yang tidak bisa kita loloskan begitu saja, baik oleh otoritas Aljazair maupun masyarakat internasional," kata Ban Ki-Moon sebelum menghadiri pembukaan Pertemuan Tingkat Tinggi Konferensi Perubahan Iklim di Bali Intenrasional Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Rabu (12/12/2007).
Meski dirinya mengaku belum mendapat laporan lengkap, dirinya langsung terketuk. Ban Ki-Moon menambahkan, ada perasaan kemanusiaan yang sangat sakit bila pada posisi menjadi korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas peristiwa tersebut, dia meminta proses hukum segera dilakukan untuk menguak kejadian tersebut. "Saya perintahkan kepada pajabat senior dari Kantor Eksekutif PBB untuk memproses kasus ini secepat mungkin. Kita akan mengambil alih setiap kemungkinan untuk menolong keluarga korban," kata dia.
Markas PBB yang berada di Algier, Aljazair, diserang bom mobil. 11 Staf PBB tewas dalam aksi teroris ini. Para karyawan yang tewas adalah mereka yang bertugas di kantor UNHCR dan UNDP. Jumlah korban tewas masih sangat mungkin untuk bertambah. (Ari/asy)











































