"Kalau biasanya pukul 23.00 WIB rawan kriminal banyak penjahat yang naik. Mereka suka mencuri lampu atau apa, sedangkan petugas kita terbatas," Kahumas Daops I Akhmad Sujadi saat dihubungi detikcom, Selasa (12/12/2007), pukul 06.55 WIB.
Calon penumpang yang biasa berangkat pukul 04.55 WIB dari Parung Panjang kecewa, karena kereta yang biasa menginap di sana ternyata diberangkatkan dari Rangkasbitung. Kekecewaan mereka memuncak tatkala kereta yang ditunggunya sudah separuh penuh dan ujung-ujungnya adalah penyanderaan.
Sujadi mengatakan sudah mengirimkan tim perunding ke sana. Untuk sementara, pola keberangkatan akan dikembalikan ke jadwal semula.
"Akan kita kembalikan seperti semula. Kita berunding ke sana untuk menjelaskan alasan kita. Seharusnya mereka bisa mengerti alasan kita sebelum melakukan penyanderaan," jelasnya.
Sampai pukul 07.30 WIB belum ada kapan aksi sandera itu akan usai. Tim perunding dari PT KA masih dalam perjalanan ke sana.
Anda pernah naik KA ini? Atau malah pernah ikut berdemo? Silakan berkisah di Beri Komentar di bawah berita ini.
(gah/gah)











































