"Kalau di Golkar, sanksi atau hukuman bagi kader itu diserahkan pada DPP. Kita sudah sampaikan pada DPP (kasus Indramayu-red). Reaksi Pak Kalla atas insiden itu, katanya harus ada sanksi," ujar Ketua DPD Golkar Jabar Uu Rukmana, di kantor DPD Golkar Jabar, Jl Maskumambang, Selasa (11/12/2007).
Pengakuan Yance, kata Uu, dirinya tidak melakukan protes. Tetapi rakyatlah yang mendukung dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Uu, jika hal itu dilakukan Yance, tidak hanya sanksi dari parpol, namun juga akan ada sanksi lain yang diatur oleh UU pilkada. "Yance itu kan ingin jadi cawagub. Lalu engga jadi, ya jangan marah-marah. Ratimda hanya memutuskan cagub. Untuk cawagub kita akan koalisi, karena kita ingin menambah suara," tandasnya.
Hingga saat ini, lanjut Uu, Golkar belum memutuskan siapa cawagub yang akan dipilih karena masih menunggu pilihan Danny Setiawan. Ada dua calon yaitu dari Ahmad Heryawan dari PKS dan Mantan Pangdam III Siliwangi Iwan Sulandjana. (ern/gah)











































