Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang memperpanjang sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. PJJ akan berlangsung hingga Jumat, 11 September.
"Ya diperpanjang sampai hari Jumat," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Pandeglang Sutoto saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).
Sutoto mengatakan PJJ diperpanjang atas instruksi Gubernur Banten Andra Soni. Meskipun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau melandai, kewaspadaan masih perlu dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Pertimbangannya) instruksi gubernur," imbuhnya.
Sebelumnya, Pemkab Pandeglang juga telah mengeluarkan surat edaran perihal sistem pembelajaran jarak jauh, yang berlaku hingga hari ini. Hal itu dilakukan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dalam surat edaran itu, satuan pendidikan diperintahkan agar melakukan pendampingan dan pemantauan selama proses pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Orang tua murid juga diharapkan turut terlibat aktif selama sistem ini diberlakukan.
"Orang tua murid agar melakukan pendampingan, pengawasan, dan bimbingan aktif terhadap putra-putri selama mengikuti PJJ," kata Sutoto.
Edaran tersebut sewaktu-waktu akan dirubah tergantung dengan kondisi di lapangan. Jika sudah aman, pihaknya akan mencabut edaran tersebut.
"Surat ini bersifat dinamis, sewaktu-waktu dapat dicabut atau dihentikan atau diperpanjang berdasarkan perubahan kondisi," kata Sutoto.
Lihat juga Video 'Cerita Murid SMPN 43 Jakarta Jalani PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau':
(mea/mea)









































