"Saya tahu betul siapa Pak As'ad. Saya rasa tidak mingkin dia punya niat jahat. Apalagi dalam kasus Munir," kata Hasyim di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (11/12/2007).
Perlu diketahui, M As'ad selain menjabat sebagai wakabin juga merupakan pengurus dari PBNU. "Pak As'ad itu diuntungkan reformasi. Jadi tidak mungkin dia marah-marah sama Munir. Kalau tidak ada reformasi, tidak mungkin dia jadi wakabin," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam persidangan dengan terdakwa mantan Dirut Garuda Indonesia Indra Setiawan, terungkap ada surat dari M As'ad yang ditujukan kepada Indra Setiawan. Surat itu konon hilang pada Desember 2006 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. (ary/gah)











































