"Kita dikirim penderita yang keracunan dari Carrefour. Ada 19 orang. Gejala keluhannya pusing, mual, lemah. Ini mirip-mirip keracunan gas, kita belum tahu jenis apa, tetapi seringnya karbon monoksida (CO)," kata Direktur RSPP Dr Djoko Sayoto.
Hal ini disampaikan Djoko dalam jumpa persΒ di RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta, Selasa (11/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini perlu waktu membuat mereka normal kembali 3-4 jam. Baru bisa lepas zat CO-nya. Kita observasi agar bisa segera diobati. Mungkin ada 1, 2 orang yang membutuhkan perawatan," ujarnya.
Djoko mengatakan peristiwa ini telah tiga kali terjadi. "Kejadian sebelumnya tahun 2007 dan 2006. Sebelumnya mirip seperti ini. Mereka juga keracunan CO, sepertinya dari hasil pembakaran yang tidak sempurna. tempat kerja mereka kan di bawah, ya asalnya mungkin dari knalpot mobil," terang Djoko.
Lebih lanjut, Djoko mengatakan Zat CO tidak berbau. Namun jika parah bisa sampai mengganggu jantung dan syaraf. (aan/asy)











































