Komisi B DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Gratis Transjakarta

Komisi B DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Gratis Transjakarta

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Rabu, 09 Sep 2026 11:51 WIB
Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Paloh dalam rapat bersama eksekutif di DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Paloh dalam rapat bersama eksekutif di DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/9/2026). (Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar pelajar masuk daftar penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta. Pemberian KLG bagi pelajar dinilai penting sebagai upaya mendukung mobilitas siswa di Jakarta.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Paloh dalam rapat bersama eksekutif di DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/9/2026). Nova meminta agar pelajar dipertimbangkan untuk masuk daftar 15 golongan masyarakat yang saat ini mendapatkan layanan transportasi gratis.

"Pelajar ini akan direncanakan untuk mendapatkan KLG tidak ke depan? Kartu Layanan Gratis. Nah, ini sangat penting," kata Nova dalam rapat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nova, kebijakan tersebut tidak serta-merta menambah beban subsidi apabila skema yang diterapkan tetap berada dalam anggaran yang sudah tersedia.

ADVERTISEMENT

"Saya rasa kan ini tidak menambah subsidi, Pak. Hari ini masih tetap," ujarnya.

Nova menilai pemberian KLG khusus pelajar juga dapat menjadi terobosan yang menjadi ciri khas Jakarta. Namun, dia meminta skema dan mekanismenya dikaji lebih matang, termasuk terkait penggunaan kartu oleh pelajar dan orang tua.

Dia mencontohkan kondisi ketika orang tua siswa sudah menjadi penerima KLG, sementara anaknya juga berstatus sebagai pelajar. Menurutnya, perlu ada pengaturan yang jelas agar tidak terjadi tumpang-tindih penerima manfaat.

"Ini hasil salah satu rekomendasi Komisi B, pelajar ini harus dapat KLG, Kartu Layanan Gratis. Nanti spesifikasinya seperti apa, semuanya coba dikaji lagi," tuturnya.

Nova berharap usulan tersebut dapat dibahas lebih lanjut bersama pihak Transjakarta dan Pemprov DKI Jakarta. Dia menyebut pemberian layanan gratis bagi pelajar dapat menjadi salah satu terobosan transportasi publik di Jakarta.

"Kalau tidak ada penambahan subsidi, kenapa nggak? Ini terobosan buat ke depannya, khas Jakarta, untuk menambahkan. Saya rasa bagus, tapi coba dikaji lebih matang lagi," pungkasnya.

Simak juga Video 'Pramono Pasang Target 10 Ribu Bus Listrik Ngaspal di Jakarta pada 2030':

(bel/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini