8 Pendaki Nekat Terobos Gunung Semeru Lewat Jalur Ilegal, 1 Orang Hilang

8 Pendaki Nekat Terobos Gunung Semeru Lewat Jalur Ilegal, 1 Orang Hilang

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Rabu, 09 Sep 2026 09:45 WIB
Gerbang selamat datang menuju pendakian Semeru yang saat ini ditutup total dari pendaki karena masih terjadi kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS.
Pendakian Semeru yang saat ini ditutup total karena masih terjadi karhutla di kawasan TNBTS. (Nur Hadi Wicaksono/detikJatim)
Jakarta -

Delapan pendaki nekat menerobos masuk kawasan Gunung Semeru di tengah penutupan jalur pendakian karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga erupsi yang masih terjadi di Semeru. Satu orang dinyatakan hilang.

Mereka diduga masuk melalui jalur Candi Jawar, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Tujuh pendaki telah diamankan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Senin (7/9/2026) sore setelah diduga memulai pendakian pada Senin dini hari.

Sementara itu, satu pendaki lainnya dinyatakan hilang. Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar TNBTS Bambang Suriyono membenarkan adanya delapan pendaki yang masuk secara ilegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada delapan orang pendaki yang melakukan pendakian ke gunung Semeru disaat Balai Besar TNBTS melakukan penutupan," kata Bambang, dilansir detikJatim, Rabu (9/9/2026).

Bambang menyebutkan seluruh pendaki tersebut berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. "Mereka asal Jawa Timur, ada yang dari Tuban, Surabaya, Kediri, dan lain-lain," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Bambang menegaskan lokasi pengamanan para pendaki dipastikan berada di dalam kawasan TNBTS yang merupakan area terlarang untuk aktivitas pendakian.

"Ya, jelas di kawasan TNBTS," tegasnya.

Baca selengkapnya di sini.

Simak juga Video 'Gunung Semeru 25 Kali Erupsi dalam 24 Jam, Status Siaga':

(eva/yld)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini