Wagub Lampung Ungkap 2.416 Kasus ISPA Imbas Paparan Abu Anak Krakatau

Wagub Lampung Ungkap 2.416 Kasus ISPA Imbas Paparan Abu Anak Krakatau

Tommy Saputra - detikNews
Rabu, 09 Sep 2026 09:15 WIB
Wagub Lampung Jihan Nurlela
Wagub Lampung Jihan Nurlela (Tommy Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Lampung melonjak di tengah paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Hingga Selasa (8/9/2026), tercatat 2.416 kasus ISPA ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Data tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat konferensi pers di BPBD Lampung. Menurut dia, angka kasus tersebut dihimpun Dinas Kesehatan Lampung secara real time dan masih terus diperbarui.

"Data yang baru dihimpun online Dinas Kesehatan secara real time hari ini. Tentu kami juga tetap melakukan updating data tiap hari," kata Jihan, dilansir detikSumbagsel, Rabu (9/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain ISPA, sejumlah gangguan kesehatan lain tercatat di fasilitas kesehatan primer. Di antaranya 23 kasus pneumonia, 68 kasus influenza, dan 67 kasus asma. Kemudian, terdapat 79 kasus penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), 23 kasus heat stroke, serta 66 kasus penyakit kulit berupa gatal dan keluhan lainnya.

Jihan mengatakan pemerintah memberi perhatian khusus terhadap wilayah pesisir yang berada paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau. Meski demikian, fasilitas kesehatan di daerah terdampak masih mampu menangani warga yang mengalami keluhan kesehatan.

ADVERTISEMENT

"Secara umum tidak ada kendala teknis. Artinya, fasilitas kesehatan primer di wilayah pesisir juga masih bisa meng-handle atau mengakomodir pasien yang datang dengan keluhan ISPA dan lain sebagainya dengan logistik yang cukup," ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Jihan, siap menambah stok obat-obatan, masker, maupun kebutuhan kesehatan lainnya apabila persediaan di fasilitas kesehatan mulai menipis.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama abu vulkanik masih berpotensi berdampak. Warga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak dan menggunakan masker saat berada di luar ruangan.

Baca selengkapnya di sini.

Simak juga Video 'Sekolah di Lampung Besok Kembali Tatap Muka':

(eva/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini