Geger Pria Loncat ke Rel Saat KRL Masuk Stasiun Tanah Abang

Geger Pria Loncat ke Rel Saat KRL Masuk Stasiun Tanah Abang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 21:10 WIB
Penumpang menaiki KRL Commuter Line di jalur hijau Tanah Abang-Rangkasbitung di Jakarta, Senin (6/7/2026). Kemenhub menargetkan proyek peningkatan daya listrik aliran atas (LAA) atau elektrifikasi jalur KRL Green Line rampung pada 2027.
Penumpang menaiki KRL Commuter Line di jalur hijau Tanah Abang-Rangkasbitung di Jakarta, Senin (6/7/2026). (Andhika Prasetia/detikFoto)
Jakarta -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Aksi seorang pria loncat ke rel saat KRL memasuki Stasiun Tanah Abang viral di media sosial. Pria tersebut diduga hendak bunuh diri.

Peristiwa tersebut terjadi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (7/9) sore sekitar pukul 17.50 WIB. Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut dinarasikan tiba-tiba loncat ke rel sesaat sebelum KRL tujuan Manggarai masuk ke jalur 2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria itu kemudian naik ke atas peron. Setelah itu, pria tersebut dinarasikan melakukan 'sujud'. Petugas keamanan di stasiun segera mengamankan pria tersebut.

ADVERTISEMENT

"Petugas pengamanan Stasiun Tanah Abang mengamankan seorang yang diduga ingin melakukan tindak bunuh diri dengan melompat ke jalur rel peron 2 pada Senin sore, (7/9) sekitar pukul 17.50 WIB," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda, dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Mulanya, pria tersebut lompat ke jalur rel sesat sebelum Commuter Line tujuan Manggarai masuk jalur 2. Masinis yang bertugas kemudian melakukan pengereman untuk menghindari pria itu tertemper kereta.

"Usai pengereman, yang bersangkutan segera melompat kembali ke atas peron," ucapnya.

Diamankan petugas

Masinis langsung berkoordinasi dengan petugas pengamanan Stasiun Tanah Abang untuk mengamankan yang bersangkutan. Pria itu kemudian dibawa ke pos pengamanan untuk dimintai keterangan.

"Kejadian ini tidak menimbulkan kendala operasional dan perjalanan Commuter Line kembali berjalan melayani naik turun pengguna di peron 2 Stasiun Tanah Abang secara normal," ujar Karina.

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan perjalanan Commuter Line dan dirinya sendiri," imbuhnya.


Diduga Gangguan Jiwa

Polisi mengatakan pria tersebut diduga dalam kondisi mengalami gangguan kesehatan mental. Petugas keamanan dan polisi sempat mengamankan pria tersebut setelah melakukan tindakan membahayakan.

"Saat dimintai keterangan dan diinterogasi, penumpang cenderung bungkam dan menunjukkan indikasi gangguan kesehatan mental," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo saat dihubungi, Selasa (8/9).

Polisi tidak melanjutkan interogasi karena melihat kondisi mental pria itu yang tidak stabil. Untuk itu, polisi menghubungi pihak keluarga dan pusat rehabilitasi.

"Namun orang tua penumpang sedang berada di luar kota. PKD berkoordinasi dan menghubungi Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health Care tempat penumpang tersebut menjalani perawatan," jelasnya.

Petugas dari pusat rehabilitasi datang menjemput pria tersebut, pada Senin (7/9) malam, sekitar pukul 19.53 WIB.

"Pukul 20.00 WIB PKD Stasiun Tanah Abang bersama BKO Marinir serah terima penumpang kepada petugas Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health," katanya.

Tonton juga video "Dua Insiden Pagi Ini! KRL Bogor dan Tangerang Mengalami Keterlambatan"

Halaman 2 dari 2
(dek/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini