"Memang harusnya sidang istbat itu untuk menentukan awal bulan, ya sebelum tanggal 1 Dzulhijjah. Mungkin Depag lagi sibuk ngurusi haji jadi ya telat," kata Said pada detikcom di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/12/2007).
Menurut politisi PDIP yang mengaku sering mengikuti istbat ini, sidang istbat memang diperlukan untuk memberikan informasi pada publik waktu yang diambil oleh pemerintah terkait hari besar keagamaan dalam islam. Karena itu meski agak telat, sidang istbat tetap diperlukan.
"Kalau untuk hari raya Idul Fitri istbatnya satu hari menjelang hari H. Kalau Idul Adha ya sama, harusnya awal bulan. Kalau sekarang telat, ya harus segera diupayakan. Karena di Indonesia banyak sekali ormas-ormas itu. Biar kompak hari rayanya," terangnya.
Said mengaku telah mendapatkan kepastian Idul Adha pada tanggal 20 desember mendatang. Namun ia aka tetap menunggu keputusan istbat Depag.
"Saya sih dah dapat info bahwa idul adha kita tanggal 20 nanti. Tapi ya biar Depag yang mengumumkan setelah istbat. Meski memang ada perbedaan denga Arab Saudi," pungkas politisi asal Madura ini.
Direktur Urusan Agama Islam Departemen Agama Muhtar Ilyas sebelumnya menyatakan, Depag baru menggelar sidang istbat Rabu besok. Sidang baru diadakan karena Depag mempertimbangkan banyak faktor.
(yid/nrl)










































