Rencana pembobolan itu terjadi pada Selasa (11/12/2007). Untuk sementara, pelaku diduga kuat satpam bank itu sendiri, Herman. Sejumlah barang bukti berhasil ditemukan di lokasi, dan kini kasusnya diselidiki Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Medan.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku," kata Kepala Unit Jahtanras Poltabes Medan AKP Achiruddin kepada wartawan di Markas Poltabes Medan, Jalan HM Said, Selasa siang.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan, saksi mata kejadian itu Dasimah, 35 tahun, seorang penjaga malam yang bekerja pada sebuah perusahaan yang berada di samping Bank Lippo, semula melihat Herman mondar-mandir. Kemudian alarm bank berbunyi sekitar pukul 04.00 dinihari. Lantas Dasimah melihat Herman kabur.
Polisi yang mendapat laporan atas upaya pembobolan ini kemudian turun ke lokasi. Di sekitar brankas, polisi menemukan barang bukti berupa martil, tabung gas, kayu dan selang untuk las.
Diduga pelaku mencoba membuka brankas dengan menggunakan alat-alat las. Namun karena sistem alarm berbunyi, upaya tersebut gagal dan pelaku segera melarikan diri. Polisi yang sudah meminta keterangan beberapa saksi, kini memburu tersangka.
(rul/nrl)











































