Dinamika di Tapteng, Ketua Gerindra Sumut Dukung Stabilitas Pemerintahan

Dinamika di Tapteng, Ketua Gerindra Sumut Dukung Stabilitas Pemerintahan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 10:07 WIB
Ketua TKD Sumut Prabowo-Gibran, Ade Jona Prasetyo
Foto: Ade Jona Prasetyo (Dok. Raja Malo Sinaga/detikSumut)
Jakarta -

DPD Gerindra mendukung stabilitas jalannya pemerintahan di Tapanuli Tengah (Tapteng). DPD Gerindra mengajak semua pihak untuk bersatu untuk pemulihan pascabencana.

"Gerindra mendukung stabilitas jalannya pemerintahan di Tapteng. Gerindra mengajak semua pihak bersatu dan saling mendukung untuk pemulihan pasca bencana di Kabupaten Tapteng," kata Ketua DPD Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Ade juga angkat bicara mengenai pernyataan DPC Gerindra dalam sikap bersama 5 parpol terkait wacana pemakzulan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. Ade mengatakan pernyataan DPC Gerindra itu di luar koordinasi dengan DPD maupun DPP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sumut menyampaikan sikap DPC Gerindra Kab Tapteng itu diluar kordinasi dengan DPD maupun DPP.

ADVERTISEMENT

DPC Gerindra Tarik Pernyataan

Seperti diketahui, lima partai politik melempar wacana pemakzulan Masinton Pasaribu atas tudingan penyerapan APBD tahun 2026 yang masih rendah. Terbaru, DPC Gerindra menyatakan menarik pernyataan di dalam sikap bersama 5 parpol tersebut.

Seperti dilansir detikSumut, mengenai pemakzulan itu diketahui dari video yang beredar di media sosial yang dilihat. Kelima partai politik itu adalah Gerindra, NasDem, Golkar, PKB, dan PAN.

"Kami duduk bersama dalam rangka menyikapi hal-hal yang saat ini sedang berkembang di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya tentang kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang kami anggap lalai dan lemah di dalam menjalankan roda pemerintahan," kata Ketua DPC Gerindra Tapteng Hazmi Arif Simatupang dalam video saat itu.

Hazmi menjelaskan jika penyerapan APBD Tapteng tahun 2026 masih 30 persen per Agustus. Sehingga mereka menilai Masinton tidak profesional dalam pengelolaan anggaran.

"Untuk itu kami lima partai ingin menyampaikan sikap bersama, pertama kami menyesalkan pengelolaan anggaran yang tidak profesional dan tidak mempunyai kemampuan dalam mengelola anggaran APBD dan dalam hal ini bisa diketahui dari informasi yang diperoleh bahwa penyerapan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2026 sampai bulan Agustus hanya mencapai 30 persen," ucapnya.

Kini, Hazmi menyatakan menarik pernyataannya tersebut. Dia mengatakan DPC Partai Gerindra sudah tidak terlibat lagi dalam pernyataan sikap bersama tersebut.

"Saya Hazmi Arif Simatupang Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Tengah dengan ini menyatakan menarik pernyataan yang telah kami sampaikan di dalam sikap bersama 5 partai politik, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai PKB dan Partai PAN yang disampaikan beberapa waktu yang lalu," katanya dalam video yang diterima detikcom.

"Dan untuk selanjutnya DPC Partai Gerindra tidak lagi terlibat di dalam sikap bersama tersebut," imbuhnya.

Masinton Merespons Wacana Pemakzulan

Masinton sudah merespons perihal wacana pemakzulan ini. Masinton meminta agar semua pihak menghentikan tarik-menarik politik dan fokus pemulihan-pembangunan Tapteng.

"Mengajak seluruh elemen politik, lembaga pemerintahan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan tarik-menarik kepentingan politik dan mengarahkan seluruh energi pada pemulihan bencana dan pembangunan daerah," kata Masinton Pasaribu dalam keterangannya.

Lihat juga Video 'Momen Bobby Semprot Camat di Tapteng gegara Penanganan Banjir Lamban':

(whn/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini