Pemilihan Antasari Disinyalir Skenario Pembubaran KPK

Pemilihan Antasari Disinyalir Skenario Pembubaran KPK

- detikNews
Selasa, 11 Des 2007 13:30 WIB
Jakarta - Antasari Azhar terpilih menjadi ketua KPK dalam voting di Komisi III DPR. Ini disinyalir sebagai bagian dari skenario untuk membubarkan KPK.

"Karena dengan buruknya kinerja KPK, DPR bisa saja membubarkan mereka," ujar juru bicara Komisi Pemantau Peradilan (KPP) Emerson.Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2007).

Menurut Emerson, ada beberapa indikasi yang memperkuat kesimpulan KPP atas penilaian itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, Komisi III tidak memilih calon pimpinan KPK yang punya keberanian dan kemampuan untuk memberantas korupsi.

Kedua, calon pimpinan KPK sudah ditentukan sebelum fit and proper test dilakukan dan pada saat fit and proper test ada perbedaan perlakuan antara calon favorit dan tidak.

"Misalnya pertanyaan soft diberikan pada calon pimpinan KPK. Sedangkan pertanyaan yang bisa membuat blunder ditanyakan pada calon yang tidak favorit," imbuh Emerson.

Ketiga, pilihan Komisi III merupakan kepentingan DPR untuk mengamankan agenda politik 2009 sekaligus penyelamatan kader partai dari jerat hukum KPK.

"Data penindakan KPK terhadap para aktor menunjukkan sebagian besar berasal dari partai besar yaitu Golkar dan PDIP. Makanya tidak heran dukungan Golkar dan PDIP pada Antasari Azhar terlihat jelas," jelas dia.

Meski demikian, menurut Emerson, nasi sudah menjadi bubur dan KPK harus dipertahankan dengan memperhatikan kinerja.

Untuk itu, dituturkan Emerson, KPP menyarankan KPK untuk membersihkan institusi Kejaksaan dan Kepolisian dari praktek korupsi, dan memfokuskan diri pada penanganan kasus korupsi di lembaga politik.

"Kami menilai berbagai kasus korupsi menyebabkan hancurnya fondasi ekonomi. Karena itu sektor tersebut harus menjadi prioritas KPK terdepan," tutup dia.
(nik/sss)


Berita Terkait