"Setiap hari dia main seperti biasa," kata Yetasari, ibu Wulandari, saat ditemui detikcom di RS M Djamil, Jl Pahlawan Revolusi, Padang, Sumatera Barat, Selasa (11/12/2007).
Keganjilan baru terlihat baru beberapa waktu belakangan ini. Perut bocah mungil itu terlihat membesar dan terdapat benjolan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan hasilnya diketahui ada dua janin di tubuhnya. Di keluarga saya memang ada riwayat kembar. Adik saya kembar tetapi meninggal saat lahir," ungkap Yetasari.
Wulandari merupakan anak kedua pasangan Yetasari dan Syahri asal Jambi. Bocah tersebut lahirkan prematur dalam usia kandungan 8 bulan 10 hari. (djo/nrl)











































