Api Belum Padam, Kebakaran Lahan di Bogor Merembet ke TPA Galuga

Api Belum Padam, Kebakaran Lahan di Bogor Merembet ke TPA Galuga

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 21:50 WIB
Kebakaran melanda sebuah lahan di seberang tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat.
Kebakaran lahan kosong di Cibungbulang, Bogor merembet ke TPA Galuga. (Screenshot Video Viral)
Bogor -

Pemadam kebakaran masih melakukan penanganan kebakaran di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. Saat ini, api sudah menyentuh area TPA.

"Saat ini sudah menyentuh TPA," kata Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, Senin (7/9/2026).

Yudi mengatakan api pemicu kebakaran muncul sekitar pukul 17.00 WIB. Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum tahu (penyebabnya), bisa saja seperti itu (berawal dari bakar sampah)," ucapnya.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sejumlah unit gabungan dikerahkan untuk memadamkan api.

"Delapan unit pemadam, dua unit BPBD, dan satu unit Zipur 1 unit Kota Bogor (yang dikerahkan)," terangnya.

Sebelumnya, kebakaran melanda sebuah lahan di seberang tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. Pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Bogor masih melakukan penanganan.

"Untuk situasi akhir masih dalam penanganan," kata Dansek Leuwiliang Damkar Kabupaten Bogor, Mulyana.

Terjadi Sejak Sore

Dia menyebutkan api mulai muncul di sekitar lokasi sejak sore hari tadi. Menurut dia, saat ini petugas dan armada damkar masih menunggu untuk bisa menembus ke titik api.

"Sementara armada nggak bisa tembus ke titik api," ucapnya.

Mulyana mengatakan api belum merambat hingga ke area TPA. Namun dikhawatirkan api merambat ke wilayah TPA sehingga petugas bersiaga.

"Untuk area yang terbakar lahan, belum di TPA-nya lahan seberangnya. Cuma dikhawatirkan takut ada perambatan ke TPA-nya," ujarnya.

Lihat juga Video 'Kebakaran TPA Putri Cempo Seluas 6 Hektare':

(rdh/mea)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini