Munir Tenggak Obat Maag Sebelum Tewas

Munir Tenggak Obat Maag Sebelum Tewas

- detikNews
Selasa, 11 Des 2007 12:46 WIB
Jakarta - Pegiat HAM Munir muntah dan berak sebelum tewas di pesawat Garuda 974 pada September 2004. Dia pun sempat makan obat maag.

"Saat Munir muntah dan berak, saya dokter yang kebetulan ada di pesawat itu dipanggil untuk memeriksa," ujar dr Tarmizi Hakim saat menjadi saksi kasus Munir dengan terdakwa mantan Dirut Garuda Indonesia Indra Setiawan.

Hal itu disampaikan dia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Selasa (11/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Tarmizi sempat bertanya pada Munir, makanan apa yang dimakan hingga berak dan muntah terus menerus. "Dia bilang dikasih minum air jeruk. Saya curiga keracunan makanan," imbuhnya di hadapan sidang yang dipimpin hakim Heru Pramono.

Tarmizi lantas memberikan obat kepada Munir. "Saya lupa apa saja tapi ada obat maag seperti New Diatab, Mylanta, Promag. Itu obat umum yang saya bawa. Lalu saya beri injeksi dari Garuda," imbuh dia.

Tarmizi pun sempat menemani Munir ke toilet pesawat karena sering muntah dan berak. Tak lama setelah diberi obat, Munir tiduran.

"Tapi saya lalu dapat info Munir tidak lagi bergerak," lanjutnya.

Tarmizi mengatakan, saat awal menumpang pesawat menuju Amsterdam, dia sempat menyapa Munir. "Saya bilang wah nanti Indonesia kehilangan Anda kalau Anda di Amsterdam. Eh setelah 2,5 jam take off, dia muntah dan berak," kenangnya.

Kematian Munir karena racun arsenik diketahui Tarmizi melalui media masa.

(nvt/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads