Video petugas mengecek barang bawaan penumpang kereta rel listrik (KRL) viral di media sosial (medsos). Pengecekan dilakukan karena diduga ada penumpang yang membawa durian, salah satu barang yang dilarang dibawa di KRL.
Dalam video yang beredar di medsos, terlihat seorang petugas satuan pengamanan (satpam) mengecek barang bawaan para penumpang.
Momen itu diceritakan salah satu penumpang KRL, Elis Meilanie. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/9) di KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada (yang bawa durian), kan kecium, makanya (barang penumpang) dicek satu-satu. Yang bawa ibu-ibu. Dia taruh di plastik atau stoples gitu," kata Elis saat dihubungi, Senin (7/9/2026).
Setelah didapati petugas, durian yang masuk kategori benda berbau menyengat tersebut dibawa keluar dari KRL. Selain durian, untuk diketahui, barang yang dilarang dibawa dalam kereta di antaranya hewan, senjata api (senpi), senjata tajam (sajam), narkotika, serta benda yang mudah terbakar atau meledak.
"Lagi musim, makanya pada bawa duren. Iya, aroma durian kecium, makanya satpam langsung cek satu-satu," ujarnya.
Elis merekam video momen itu karena jarang terjadi peristiwa petugas mengecek satu per satu barang bawaan penumpang.
"Aku juga iseng aja (rekam) video karena baru ini dicek satu-satu tas, mungkin karena musim durian kali ya. Biasanya nggak," ucap dia.
Dimintai konfirmasi terpisah, Manager Public Relations KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, mengatakan petugas menegakkan aturan bagi pengguna KRL.
"Terkait bau menyengat memang betul dilarang dibawa masuk dalam Commuter Line. Tentunya petugas akan memeriksa dan melakukan imbauan kepada pengguna tersebut," kata Leza.
Lihat juga Video 'KRL Anjlok di Jakarta Kota, Penumpang di Manggarai Sempat Membeludak!':










































