Polisi menangkap salah satu pelaku penjambretan terhadap wanita asal India, Nico Januarkardo (NJ), di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Pelaku merupakan residivis yang saat beraksi berperan sebagai joki.
"Jadi yang merampas dari tangan korban yaitu inisial RK, dan NJ ini yang menggunakan sepeda motor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama dalam jumpa pers di kantornya, Senin (7/9/2026).
RK sendiri berperan sebagai eksekutor yang menjambret ponsel korban. RJ saat ini masih diburu polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wira mengungkapkan bahwa NJ merupakan seorang residivis. NJ sebelumnya pernah melakukan aksi serupa di beberapa tempat lain.
"Jadi mereka berdua memang sudah beroperasi berulang kali dan salah satunya juga NJ ini kami juga tidak berhenti sampai sini," imbuhnya.
"Setelah kami dalami, ada laporan polisi juga di tempat yang lain, yaitu di Polsek Senen kalau tidak salah. Jadi Polsek Senen sudah kami ambil keterangan, nanti akan kami gabungkan jadi satu terkait NJ tersebut," sambungnya.
Lebih lanjut, Wira menyebutkan motif NJ melakukan penjambretan tersebut adalah alasan ekonomi.
"Motif yang dilakukan yaitu atas dasar ekonomi kenapa yang bersangkutan melakukan hal tersebut," kata dia.
Sebelumnya, NJ ditangkap di wilayah Jakarta Pusat pada Minggu (6/9), pukul 01.30 WIB. NJ ditangkap berdasarkan petunjuk di lapangan serta rekaman CCTV oleh tim gabungan Reskrim Polrestro Jakarta Pusat dan Resmob Polsek Menteng.
Petugas turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman CCTV, helm, pakaian, serta sepeda motor yang diduga digunakan saat beraksi. Reynold menjelaskan, polisi masih mengejar satu pelaku lain serta menelusuri pihak yang diduga menerima barang hasil kejahatan.
Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di ruang publik. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana.
"Terduga pelaku sudah dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga masih mencari barang bukti utama dan pihak lain yang berkaitan dengan perkara ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung kepada wartawan, Minggu (6/9).
Lihat juga Video 'Rekaman CCTV Jambret Sadis Seret Nenek 70 Tahun di Semarang':
(mea/mea)









































