Setelah sepekan terakhir pemukimannya terendam banjir rob, warga Muara Baru, Jakarta Utara, mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan air yang dijajakan pedagang air keliling pun tampak keruh.
"Riskan buat mandi. Apalagi buat masak," ujar Sutinah, seorang warga yang ditemui detikcom, Senin (12/12/2007).
Mandi menggunakan ar mineral galon isi ulang, sebenarnya pilihan terakhir bagi warga Muara Baru. Harganya yang mencapai Rp 3.500 per galon itu tentu saja terasa berat bagi pekerja sektor informal seperti mereka.
"Mandinya ngirit. Sore aja, pagi nggak," sambung Sutinah yang mengaku penghasilan suaminya sebagai tukang ojek melorot tajam sejak banjir melanda.
(lh/nrl)











































