Presiden Prabowo Subianto menyebut wilayah Indonesia berada di kawasan Ring of Fire. Ring of Fire adalah zona yang secara kegempaan dan vulkanik paling aktif di dunia.
Dikutip dari laman Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (US Geological Survey/USGS), Ring of Fire (Cincin Api Pasifik) adalah zona paling aktif secara seismik (gempa bumi) dan vulkanik di dunia. Wilayah ini terletak di kawasan jalur Samudra Pasifik, ketika posisi Lempeng Pasifik bertemu dan berinteraksi dengan berbagai lempeng tektonik lain di sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan lempeng-lempeng ini kemudian menyebabkan gempa bumi dan letusan gunung berapi kerap terjadi di kawasan ini.
Sebagian besar dari sekitar 1.350 gunung berapi yang berpotensi aktif di dunia terletak di sepanjang jalur Cincin Api Pasifik ini.
Mengapa Indonesia Disebut Kawasan Ring of Fire?
Dikutip dari BMKG, Indonesia terletak tepat di jantung Ring of Fire karena kondisi geografis dan geologisnya yang unik. Pertemuan Lempeng Tektonik Besar: Indonesia berada di titik pertemuan tiga lempeng tektonik raksasa dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.
Interaksi dan pergerakan lempeng-lempeng ini menyebabkan akumulasi energi di bawah kerak bumi yang sewaktu-waktu terlepas tiba-tiba dan memicu gempa bumi tektonik. Akibat berada di jalur pertemuan lempeng Ring of Fire ini, Indonesia memiliki banyak sekali gunung api aktif.
Di tingkat global, Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia dalam hal jumlah gunung berapi yang aktif secara historis. Pergerakan magma di perut bumi dari banyaknya gunung api aktif di Indonesia juga sering memicu tekanan dan getaran yang menghasilkan gempa vulkanik.
Prabowo Ingatkan RI Ada di Ring of Fire
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan meningkatkan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana secara signifikan. Hal ini dinilai penting mengingat Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire yang membuatnya rentan terhadap berbagai bencana alam.
"Negara yang berada di lingkaran api The Ring of Fire membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat," kata Prabowo dalam rapat terbatas penanganan bencana alam dengan kepala daerah secara virtual, Senin (7/9/2026).
"Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintahan yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," lanjutnya.
Prabowo menilai pemerintahannya saat ini lebih mampu menangani bencana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia mencontohkan penanganan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu, sekarang pun dibanding dengan tahun tahun dulu respons kita sangat cepat, keadaan bencana di Sumatera, Aceh, Sumut, dan Sumbar ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat," ujarnya.
Melihat Anak Krakatau dari Dekat, Hasil Ekspedisi Riset ITERA:










































