Zulhas Sebut Tata Kelola Kebun dan Tambang Lebih Baik di Era Prabowo

Zulhas Sebut Tata Kelola Kebun dan Tambang Lebih Baik di Era Prabowo

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 16:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)
Foto: Dea Duta Aulia
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut penataan tata ruang, perkebunan, hingga pertambangan mulai berjalan lebih baik di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, penegakan aturan menjadi kunci dalam membenahi tata kelola lahan dan sumber daya alam.

Zulhas mengatakan pemerintah sebenarnya telah memiliki pemetaan mengenai kawasan hutan maupun wilayah lainnya. Namun, persoalannya adalah kurangnya kedisiplinan dalam menjalankan aturan yang telah ditetapkan.

"Jadi tata ruang itu lahir untuk menjadikan satu peta. Waktu saya Menteri Kehutanan belum ada satu peta. Oleh karena itu, kita akan buat satu peta," kata Zulhas saat Rapat Koordinasi Terbatas 'Mewujudkan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional' di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan pemetaan yang dilakukan oleh pemerintah sudah mencakup sejumlah kawasan seperti hutan dan lainnya.

"Mana kawasan hutan, mana kawasan ini, sebetulnya sudah terdaftar. Makanya di gambar itu ada warna kuning, warna hijau, ya sudah ada, cuma kita enggak disiplin, kan gitu," tuturnya.

"Misalnya ini enggak boleh dibikin kebun juga gitu, tapi mau ditangkap enggak bisa juga gitu. Jadi memang petanya ada ya, Pak Nusron, ya? Sudah ada. Kawasan hutan itu ada, tadi saya sebut taman nasional. Taman nasional enggak boleh, tapi banyak juga kebun di taman nasional. Ini disita yang enggak boleh itu, baru ditegakkan hukum, tapi ya sudah jauh gitu," sambungnya.

Zulhas mengatakan untuk tata ruang perumahan saat ini belum dijalankan. Namun, untuk perkebunan dan pertambangan sudah mulai dijalankan di era Presiden Prabowo.

"Perumahan belum mulai ditegakkan, perumahan belum nih, belum mulai, oh geser dikit. Baru mulai kebun baru. Tapi kebun pun baru berhasil, Pak Prabowo ini. Saya dulu gagal. Tambang baru Pak Prabowo gitu," ujarnya.

Menurutnya, aturan terkait tata ruang harus dijalankan secara disiplin agar kawasan yang sudah ditetapkan tidak berubah fungsinya.

"Memang harus disiplin kalau enggak. Tapi sudah ada itu sebetulnya," tutupnya.

(akd/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini