Banjir di Aceh, Ribuan Orang Masih Mengungsi

Banjir di Aceh, Ribuan Orang Masih Mengungsi

- detikNews
Selasa, 11 Des 2007 11:53 WIB
Banda Aceh - Banjir yang terjadi di lima kabupaten di Aceh akibat hujan sejak akhir pekan lalu, menyebabkan ribuan orang mengungsi. Pengungsian paling banyak terjadi di kawasan Aceh Timur, sedikitnya 50 ribu jiwa dilaporkan mengungsi di sejumlah titik yang dianggap aman.
 
Data yang dikeluarkan Satkorlak Provinsi NAD sampai Minggu 9 Desember menyebutkan, jumlah pengungsi akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur mencapai 54.977 jiwa. Di Aceh Utara, pengungsi berjumlah 23.313 jiwa. Mereka menyebar pada 109 desa di 27 kecamatan yang terkena banjir.

Sementara itu, hujan yang terus mengguyur Aceh menyebabkan longsor di Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Meski hari ini, kawasan longsor tersebut sudah dapat kembali dilalui, tapi kemungkinan longsor bisa terjadi.
 
Dari Sigli banjir juga terjadi di sebagian Kota Sigli, seperti di Kermat Luar, Blang Asan, Lampoh Krueng, dan Keramat Dalam. Beberapa kawasan di Aceh Singkil juga dilaporkan terendam banjir setelah Sungai Lae Tangga di Kecamatan Gunung Meriah meluap.

Dari data yang berhasil dihimpun detikcom sampai Selasa (11/12/2007), dari banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu ini, terdata dua korban jiwa. Masing-masing Reza (20) warga Lampakuk dan Tengku Zainon (60) warga Lambegak, Aceh Besar. Keduanya terseret arus banjir ketika akan menyelamatkan hewan ternak miliknya.
 
 
Curah Hujan Tetap Tinggi
 
Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Aceh Besar, menyebutkan, intensitas curah hujan tetap tinggi. "Hujan yang akan terjadi dalam dua hari ini diprediksikan akan merata di seluruh Aceh, dengan curah hujan di atas 100 milimeter," jelas Kepala Stasiun Meteorologi Blangbintang, Syamsuir.

Peningkatan curah hujan di beberapa daerah di Aceh ini disebabkan adanya tekanan udara rendah di kawasan Laut Cina Selatan dan Teluk Benggala. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan, cumulus (c) dan cubullus nimbus (cb) secara efektif.

Awan hujan ini juga akan berdampak pada peningkatan intensitas petir yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Tak hanya kondisi awan, kecepatan angin juga mengalami peningkatan, yang mencapai 15-30 knot. Sedangkan gelombang tinggi laut yang terjadi saat ini mencapai 2-4 meter yang terjadi secara merata di seluruh perairan Aceh.
 
Dari perkiraan ini, daerah yang paling rawan dilanda banjir kemungkinan akan melanda kawasan Aceh Timur, Aceh Barat, dan Aceh Singkil. Meski demikian, kawasan lainnya tidak tertutup kemungkinan juga dilanda banjir. (ray/djo)


Berita Terkait