Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan pelayanan berjalan normal setelah abu erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak ke masyarakat. Meskipun begitu, jumlah warga yang berkunjung ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tidak sebanyak hari biasa.
"Kita lihat bahwa untuk layanan di MPP DPMPTSP Kabupaten Bogor saat ini masih berjalan normal ya. Dan masyarakat juga banyak yang berkunjung, walaupun emang jumlahnya tidak sebanyak hari biasanya gitu," kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, Senin (7/9/2026).
Dia mengatakan penurunan jumlah pemohon tersebut diperkirakan karena dampak abu yang masih terasa. Namun pelayanan terhadap masyarakat dipastikan normal.
"Karena mungkin apa, ada beberapa masyarakat yang akan datang mereka mempertimbangkan karena adanya abu vulkanik ya. Dan kami dari Mall Pelayanan Publik DPMPTSP Kabupaten Bogor, kita secara layanan normal ya," tuturnya.
Selain itu, saat ini perizinan dengan sistem online atau daring membuat jumlah pemohon menurun. Maka dari itu, mayoritas pemohon yang ada berkaitan dengan konsultasi administrasi.
"Masyarakat kan tuh langsung ya gitu, pembuatan KK, pembuatan KTP, dan layanan-layanan lainnya yang memang memerlukan offline ya. Karena di sini ada 32 layanan ya, yang diberikan kepada masyarakat," tuturnya.
Pihaknya menyediakan masker bagi pemohon yang datang berkunjung. Petugas juga diminta mengenakan masker untuk meminimalkan dampak abu.
"Tidak ada persoalan berkaitan, seluruh petugas juga masuk ya, dan dipastikan bahwa untuk seluruh layanan berjalan seperti biasa," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, pelayanan di sejumlah kantor masih berjalan normal. Masyarakat masih bisa menerima pelayanan administrasi tanpa adanya gangguan.
lihat juga Video: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jangkau Lampung hingga Jawa Barat
(rdh/mea)