Warga Muara Baru Berharap Angin Tak Bertiup Kencang

Warga Muara Baru Berharap Angin Tak Bertiup Kencang

- detikNews
Selasa, 11 Des 2007 09:12 WIB
Jakarta - Rob atau air laut pasang masih mengintai warga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Pukul 08.50 WIB, Selasa (11/12/2007), air perlahan-lahan mulai naik dengan ketinggian 10-20 cm.

Ketinggian air diduga akan terus bertambah pada pukul 10.00 WIB-11.00 WIB.

"Kemarin ketinggian maksimal 70 cm. Kita berharap hari ini tidak lebih tinggi dari itu. Kita juga berharap angin tidak bertiup kencang, sehingga ombak besar tidak menerjang rumah penduduk," tutur Lurah Muara Baru Budi Santoso kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketinggian rob paling parah di RW 17 Muara Baru, Penjaringan, terjadi pada 26 November lalu. Saat itu ketinggian air melebihi 1 meter.

"Prakiraan Dinas Hidrologi dan Oseanologi TNI AL kan pada 8-12 Desember dan 26 Desember air pasang akan mencapai puncaknya. Tapi kita berharap ketinggian air tidak terlalu membahayakan warga," ujarnya.

Dijelaskan Budi, rob saat ini hanya menggenangi sebagian RW 17 Muara Baru. Sementara wilayah di Penjaringan lainnya relatif aman.

Dia mengaku, sudah melakukan sosialisasi kepada warga. Untuk antisipasi, pihaknya meminta warga yang rentan dan berisiko seperti orangtua dan anak-anak diamankan ke wilayah yang lebih aman.

Pihaknya juga telah memasang dua tenda di pabrik baja dan RT 20 RW 17 yang relatif lebih tinggi sebagai tempat pengungsian warga. Pengungsian ini sempat digunakan saat air mencapai ketinggian di atas 1 meter oleh 300 warga Muara Baru.

"Tapi nggak lama, mereka biasanya mengungsi 5-6 jam, setelah air surut mereka kembali lagi ke rumah. Kita juga sudah siapkan dapur umum," ujarnya.

Sementara tanggul-tanggul yang jebol sudah diperbaiki dengan bantuan Dinas PU Pemprov DKI Jakarta. (umi/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads