Penyidikan kasus dugaan penggelapan saldo TikTok milik kreator konten Vilmei mengungkap fakta baru. Terbaru, saldo senilai miliaran rupiah itu dibagi-bagi oleh tiga tersangka.
Diketahui, dalam perkara ini Satresrkrim Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah ZK (karyawan Vilmei), MASR (pacar ZK), dan L (teman (ZK).
Dirangkum detikcom, Sabtu (6/9/2026), penggelapan saldo TikTok milik Vilmei ini berlangsung selama satu tahun. Vilmei baru menyadari saldonya itu raib saat akan melakukan pencairan pada 23 Agustus 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belakangan diketahui, saldo TikTok Vilmei itu diam-diam dicairkan oleh karyawannya ZK. ZK tak sendiri, dia juga membagikan saldo TikTok Vilmei itu kepada pacarnya, MASR dan temannya, L.
Saat ini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota. Berikut rangkumannya.
Tiga Tersangka Bagi-bagi Saldo
Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengungkap aliran dana saldo akun TikTok milik kreator konten Vilmei yang digelapkan oleh karyawannya, ZK dkk. Dari hasil penelusuran polisi, ketiganya mendapatkan bagian. ZK mendapat bagian paling besar.
"Dalam pemeriksaan, Tersangka ZK mengaku menerima dan menggunakan sekitar Rp 600 juta dari rangkaian transaksi tersebut. Nominal itu masih bersumber dari keterangan Tersangka dan belum menjadi hasil perhitungan akhir penyidik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/9).
Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap tersangka L yang menguasai akun lain mengaku menerima gift yang kemudian dicairkan senilai total Rp 72.738.476.
"Sebagian besar dana tersebut diteruskan kepada ZK, sedangkan L menerangkan bahwa bagian yang diterimanya sebesar Rp 9.256.123," ujar Verdika.
Sedangkan tersangka MASR, yang merupakan kekasih tersangka ZK, mengaku memperoleh uang ratusan ribu hingga jutaan dari setiap pencairan saldo TikTok milik Vilmei.
"Tersangka MASR mengaku memperoleh Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta dalam setiap pencairan. Jumlah keseluruhan yang diterimanya masih dihitung berdasarkan riwayat transaksi," ungkapnya.
KAsatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompopl Verdika Bagus Prasetya (tengah) menjelaskan soal kasus Vilmei, Jumat (4/9/2026). Foto: dok. Istimewa |
Uang Dipakai Beli Kosmetik dll
Sebagai informasi, ZK menggelapkan Rp 1,28 miliar berupa saldo akun TikTok milik Vilmei. Namun nilai tersebut tidak dapat disamakan dengan uang tunai, mengingat terdapat konversi nilai koin dan potongan dari platform.
"Nilai Rp 1,28 miliar merupakan total saldo yang digunakan untuk membeli koin TikTok. Dalam rangkaian pembelian koin, pengiriman hadiah digital/gift, hingga pencairan terdapat konversi nilai dan potongan dari platform. Besarannya masih kami verifikasi dengan data resmi TikTok," jelas Verdika.
Verdika menambahkan, para tersangka mengaku duit itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka juga menggunakan duit hasil penggelapan untuk membeli kosmetik hingga kendaraan.
"Dana diduga digunakan untuk membayar kos atau kontrakan, cicilan kendaraan, membeli pakaian, kosmetik, beberapa telepon seluler, serta berbagai kepentingan pribadi," tuturnya.
Duit Dikuras Modus Kasih Gift
Polisi menjelaskan alur dugaan penggelapan uang Rp 1,28 miliar milik konten kreator Vilmei yang dilakukan oleh karyawannya sendiri. Duit miliaran yang digelapkan itu merupakan uang hasil afiliator di media sosial (medsos) TikTok.
"Uang afiliator di TikTok itu kan biasanya dapat duit. Itu sama si korban itu nggak disentuh. Duit di situ ya terkumpul aja," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya saat dihubungi, Selasa (1/9).
Berdasarkan pengakuan Vilmei dan tersangka, uang itu dibelikan tersangka koin. Setelahnya, koin itu digunakan untuk membeli gift dan kemudian dikirimkan ke akun tersangka.
"Kalau info sementara dari korban itu, dia (tersangka) belikan koin. Jadi dari akunnya Vilmei beli koin. Setelah dalam bentuk koin, dia beli gift. Misal ya, paus, paus ini di-gift-lah ke akunnya tersangka," kata dia.
"Makannya kita harus periksa betul-betul tuh dari TikTok-nya, polanya. Jadi dari dari uang hasil affiliate itu dibeliin koin dari koin baru bisa beli Gift. Nah, dari gift buat nge-gift ke akunnya mereka. Itu pun masing-masing akun berapa-berapa-berapa kita juga masih dalami," imbuhnya.
Penyesalan Karyawan Vilmei
Polisi mengungkap rasa penyesalan ZK usai menilap saldo TikTok Vilmei. Mereka berharap kasus diselesaikan secara damai namun tak sanggup mengembalikan duit yang sudah ditilap.
Verdika mengatakan ZK dkk berharap bisa berdamai dengan Vilmei. Akan tetapi, mereka tidak sanggup mengganti kerugian yang telah diderita oleh Vilmei.
"Namun, untuk penyelesaian secara damai, para tersangka menyatakan tidak sanggup mengembalikan kerugian yang dialami korban," imbuhnya.
ZK merupakan karyawan Vilmei yang dipercaya memegang akun TikTok yang dirintisnya selama 7 tahun. Namun rupanya ZK diam-diam mengambil saldo di akun TikTok Vilmei dan membaginya kepada pacarnya, MASR dan temannya L.
Simak juga Video 'Ruben Onsu Bayar Rp 100 Juta dari Rp 4,4 M di Kasus Dugaan Penipuan':











































