Negara-negara tersebut yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste.
"Tinggal membincangkan masalah teknis. Tiap negara mengirimkan 2 delegasi untuk masuk tim kerja
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerjasama multilateral yang disepakati di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim (UNLCC) di Bali tersebut antara lain mencakup penentuan bentang laut untuk perbaikan terumbu karang dan persoalan pendanaan yang berkelanjutan.
"Termasuk juga penilaian, monitoring dan pengelolaan informasi antar negara," imbuhnya.
Sebagai catatan, kerjasama multilateral itu akan melindungi 75.000 km2 area terumbu karang. Termasuk
didalamnya 500 spesies terumbu karang dan lebih dari 3.000 spesies ikan. Secara ekonomis, wilayah seluas itu merupakan tempat bergantung 120 juta penduduk dengan perputaran uang mencapai US$ 2,3 miliar per tahun.
"Dan yang terpenting, perbaikan terumbu karang akan sangat berperan mencegah pemanasan global," pungkas Saut. (Ari/mly)











































