Berdasarkan pantauan detikcom, pada awalnya unjuk rasa itu diikuti sekitar seribu orang. Namun sebagian kecil di antaranya pulang tanpa alasan yang jelas.
Mereka yang bertahan hanya duduk-duduk di tepi dan tengah jalan. Sebagian lainnya berada di halaman balaikota untuk berorasi.
Untuk mengisi kekosongan waktu, sejumlah sopir taksi bernyanyi-nyanyi dengan alat musik seadanya. Aksi tersebut menarik sejumlah pejalan kaki.
Aparat kepolisian terus menjaga aksi sopir taksi. Mereka sempat terlibat adu mulut dangan puluhan sopir, karena menginginkan sopir taksi sedikit meminggirkan kendaraannya. Namun sopir taksi menolak.
"Pokoknya kalau tidak dipertemukan dengan walikota dan Blue Bird diizinkan beroperasi, kami akan tetap disini," kata Suyoko, sopir Pandu Taksi.
Hingga pukul 16.30 WIB, Senin (10/12/2007), jalan depan balaikota belum bisa dilalui secara normal, karena para sopir taksi hanya menyisakan setengah lajur. Hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat. (try/djo)











































