Briptu Darsin adalah anggota Polsekta Kelara Jeneponto, Sulsel. Dia tewas dalam insiden saat eksekusi tanah antara warga dan polisi yang terjadi di Kecamatan Rumbia, Jeneponto, Kamis 6 Desember.
Β
Saat itu polisi mengamuk lantaran salah seorang anggotanya tertikam. Muhammadong lalu jadi sasaran amuk. Kaki kanannya tertembak. Dengan luka yang bersimbah darah, Muhammadong lalu digotong ke kantor polisi. Muhammadong menjadi salah satu tersangka dari enam tersangka yang telah ditetapkan.
Β
Namun, kematian Muhammadong dipertanyakan oleh sejumlah pihak. Pihak keluarga mendapat informasi, Muhammadong tidak mendapat perawatam yang baik. Muhammadong baru dipindahkan dari rumah sakit di Jeneponto ke RS Bhayangkara, Makassar pada hari Sabtu lalu.
"Peluru yang bersarang di kakinya baru dikeluarkan setelah dibawa ke Makassar. Dan kakinya diamputasi," ujar Abdul Mutthalib, ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, ketika dihubungi detikcom via telpon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Jenazah Muhammadong kini telah dibawa pulang ke rumah asalnya di Kecamatan Rumbia, Jeneponto dengan menggunakan kendaraan jenazah. (gun/djo)











































