SBY Imbau AS Ikut Kesepakatan Baru Setelah Protokol Kyoto

SBY Imbau AS Ikut Kesepakatan Baru Setelah Protokol Kyoto

- detikNews
Senin, 10 Des 2007 14:39 WIB
Jimbaran - Protokol Kyoto yang berisi pengurangan emisi gas rumah kaca akan berakhir 2012 mendatang. Presiden SBY pun mengajak negara industri besar, Amerika Serikat, mengikuti kesepakatan baru yang akan dibentuk setelah berakhirnya protokol itu.

Ajakan itu disampaikan SBY dalam pertemuan SBY dengan Senator AS John Kerry di Hotel Four Seasons, Jimbaran, Bali, Senin (10/12/2007).

Menurut Jubir Presiden Dino Patti Djalal, SBY menekankan perlunya dunia memiliki kesepakatan bersama untuk menanggulangi perubahan iklim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"SBY mengimbau agar AS bisa menjadi bagian dari kesepakatan baru itu," kata Dino usai pertemuan.

SBY meminta AS menonjolkan kebijakan soft power seperti iptek, pendidikan dan kebudayaan terhadap RI dan negara-negara lainnya.

Usai pertemuan, Kerry mengatakan, AS sedang mengubah sikapnya terhadap pengurangan emisi. "Banyak hal positif terjadi di tingkat legislasi untuk mengurangi emisi dan perubahan iklim," tuturnya.

Kerry mengatakan, UNCCC adalah negosiasi untuk melanjutkan Protokol Kyoto. "Kalau pertemuan ini menghasilkan kesepakatan lanjutan, saya pikir AS akan menjadi bagiannya," ujar dia. (umi/sss)


Berita Terkait